• November 17, 2022

5 Tips Makan Pedas Tanpa Sakit Perut dan Tetap Sehat!

Banyak orang yang lebih suka mengonsumsi makanan yang memiliki cita rasa pedas. Namun sayangnya, tidak semua orang tahan dengan rasa pedas itu sendiri. Terkadang kita memang merasa tidak apa-apa ketika makan, namun tak lama setelah itu perut akan terasa panas dan menyebabkan sakit perut yang tidak mengenakkan.

Untuk itu, berikut ini kami akan memberikan tips kepada kalian bagaimana cara menghindari sakit perut akibat makan pedas.

Tips Makan Pedas

1. Jangan Makan Saat Perut Kosong

Biasanya orang akan langsung makan dengan sambal ketika kondisi perut mereka kosong. Padahal jika perut kamu tidak kuat dengan sambal, ini dapat membuat perut kamu sakit, loh. Ada baiknya untuk kamu mulai makan dengan yang kecil-kecil dulu, buat perut kamu tidak benar-benar kosong. Jika perut kosong, maka makanan yang kita konsumsi akan bercamput dengan zat yang dapat memicu sensasi pedas, yakni capsaicin. Dalam beberapa kasus juga, makan pedas ketika perut kosong dapat menyebabkan asam lambung naik, ulkus lambung, sindrom iritasi usus.

2. Memperhatikan Porsi Makan

Untuk beberapa orang, makan pedas dapat membuat selera makan menjadi lebih meningkat. Hal ini karena capsaicin yang ada di dalam tubuh dapat melepaskan endorfin, hormon yang menyebabkan timbulnya rasa senang. Jadi jangan heran kenapa banyak orang yang senang mengonsumsi makanan pedas sampai kalap. Meski demikian, sebenarnya endorfin ini dilepaskan agar tubuh dapat lebih menahan rasa pedas. Tetapi ada baiknya untuk tetap makan pedas secukupnya, ya.

3. Jangan Makan Pedas Sebelum Tidur

Tahukah kamu kalau mengonsumsi makanan pedas sebelum tidur, ini dapat menyebabkan terganggunya pencernaan yang mengganggu tidur. Hal ini karena adanya senyawa capcaisin yang ada di dalam cabai, kandungan ini dapat meningkatkan suhu tubuh sehingga menyebabkan sulit untuk tidur. Bukan hanya itu saja, makan pedas pun dapat meningkatkan risiko refluks asam lambung atau GERD. Selain itu perut akan lebih banyak mengalir ke kerongkongan ketika kamu berbaring.

4. Minum Susu

Mungkin ini merupakan salah satu trik yang sering kali dilakukan oleh banyak orang. Susu hewani mengandung protein kasein yang dapat membantu kita memecahkan molekul capsaicin dan membilasnya dari lidah juga mulut. Senyawa capsaicin yang ada di cabai akan melepaskan senyawa vanilloid receptor yang dapat memicu rasa nyeri dan juga sensasi terbakar di dalam mulut juga saluran pencernaan. Itulah kenapa susu dapat secara ampuh meredakan kepedasan juga sensasi terbakar yang ada di mulut. Jika kamu hanya meminum air, ini tidak akan membantu mengurangi sensasi kepedasan di mulut.

5. Hindari Minum Alkohol

Alkohol adalah salah satu kandungan yang dapat memicu munculnya GERD. Hal ini karena alkohol dapat mengganggu gerakan dari kerongkongan dan melemahkan tekanan yang ada pada kerongkongan. Sedangkan, makanan pedas dapat melemaskan katup kerongkongan. Kombinasi dari alkohol dan makanan pedas ini dapat dengan cepat menaikkan asam langsung ke kerongkongan dan menimbulkan terjadinya GERD. Bukan itu saja, alkohol juga dapat membuat iritasi di saluran pencernaan semakin parah karena adanya kandungan capsaicin.

Nah, itulah beberapa tips untuk kamu yang suka makan pedas namun tidak ingin merasakan sensasi sakit perut setelahnya. Semoga tips ini dapat membantu kamu untuk mengurangi efek sakit perus dan lebih paham tentang tanda-tanda yang timbul. Jika tubuh sudah memberikan sinyal tidak kuat dengan makanan pedas tersebut, maka ada baiknya kamu berhenti makan pedas.