• 05/11/2024
kfoodfair2015.com

Fenomena ‘Laba-laba’ Hitam di Mars: Sublimasi Gas Karbon Dioksida dalam Bentuk Unik

kfoodfair2015.com – Para ilmuwan semakin tertarik dengan fenomena ratusan ‘laba-laba’ hitam yang muncul di Mars setiap musim semi. ‘Laba-laba’ ini sebenarnya merupakan deskripsi untuk letusan musiman gas karbon dioksida di planet Merah tersebut. Proses munculnya ‘laba-laba’ terjadi saat es karbon dioksida yang terkubur melepaskan geyser gas yang berdebu ke permukaan, menghasilkan formasi gelap dan ramping yang terlihat di Kota Inca, wilayah kutub selatan Mars.

Kota Inca, juga dikenal sebagai Angustus Labyrinthus, menarik perhatian karena penampakan ‘laba-laba’ tersebut. Gambar yang diambil oleh Mars Express milik ESA dan ExoMars Trace Gas Orbiter mengungkapkan struktur cabang gelap yang terlihat seperti kaki kecil, membentuk saluran gas dengan lebar berkisar antara 45 meter hingga 1 kilometer.

Proses terbentuknya ‘laba-laba’ ini dipicu oleh peningkatan suhu di belahan selatan Mars selama musim semi yang menyebabkan lapisan es karbon dioksida mencair, berubah langsung menjadi gas dalam proses sublimasi. Gas yang naik meledak keluar melalui celah-celah es di atasnya, membawa debu kegelapan dari permukaan padat, menciptakan pola kaki laba-laba zig-zag di Mars.

Fenomena ini, disebut ‘araneiforms’ oleh para peneliti, menyajikan bukti pertama tentang fenomena yang mengubah lanskap kutub di Mars. Eksperimen yang dilakukan oleh tim peneliti di Open University menggunakan Mars Simulation Chamber membuktikan bahwa hipotesis sublimasi laba-laba dapat terjadi saat es kering menyublim saat bersentuhan dengan butiran sedimen, membentuk cabang seperti kaki laba-laba pada es.